Darah Pena
Oleh : Yunita Cahyani Pratiwi
Aku,
Aku yang mereka sebut mahasiswa
Perjuanganku untuk perbaikan negara
Perjuanganku untuk kemajuan bangsa
Dan bukan sebaliknya
Bukan sebaliknya
Terkadang,
Apa yang kita inginkan sulit menjadi kenyataan
Terkadang juga tak semudah yang kita harapkan
Kita tahu Hidup ini sulit
Tapi sampai kapan, kita berada dalam kegelapan
Sampai kapan, kita sesak nafas dalam penyesalan
Sampai kapan, kita terpuruk bersama orang-orang pendusta
Memang jalan yang kita tempuh masih panjang
Kita disini tidak hadir untuk menjadi pecundang
Enam puluh sembilan tahun yang lalu
Demi Bangsa
Demi Negara
Mereka rela berkorban mempertaruhkan nyawa
Enam puluh sembilan tahun yang lalu juga
Telah bergema pekik Merdeka!!
Merdeka…?
Mungkinkah hanya sebatas kata?
Ketika perjuanganku tidak turun ke jalan
Bukan pula angkat senjata di medan perang
Apalagi blusukan untuk pencitraan
Bukan berarti aku tidak berbuat
untuk tanah air pendahuluku
tanah kelahiran generasiku dan anak cucuku.
Darah mungkin tidak ku teteskan
Raga juga tidak ku korbankan
Jiwa pun tak ku layangkan
Akal dan pikiranku memilih jalan lain
Darah pena menjadi jalan perjuanganku
Untuk kebangkitan nusantara…
0 komentar